Mendonorkan Darah untuk Sahabat


Di sebuah tempat penampungan, terdapat banyak anak kecil. Saat itu adalah masa peperangan sehingga banyak anak yang terluka. Salah satu dari mereka mengalami pendarahan dan membutuhkan donor darah secepatnya. Dokter yang menangani adalah orang asing sehingga ia mengalami kesulitan dalam berkomunikasi. Dokter pun menggunakan bahasa isyarat untuk menjelaskan bahwa anak kecil yang sekarat ini butuh donor darah. Semua anak di tempat itu hanya terdiam. Setelah menjelaskan sekali lagi dengan bahasa isyarat, ada seorang anak yang bersedia.

Anak ini menangis keras selama dokter mengambil darahnya sampai-sampai membuat dokter dan semua yang ada di tempat itu kebingungan. Setelah proses donor darah selesai, seorang ibu mendatangi anak itu.
Ibu : “Mengapa kamu menangis, Nak? Apakah sangat sakit?”
Anak kecil : “Tidak bu, tidak sakit. Aku hanya sangat takut karena aku akan mati.”
Ibu : “Hahaha, donor darah tidak akan membunuhmu. Kamu tidak paham penjelasan dokter tadi? Hebat sekali kamu, Nak. Kamu mendonorkan darah padahal kamu tahu bahwa kamu akan mati. Mengapa kamu mau?”
Anak kecil : “Karena dia temanku, Bu.”

"KASIH YANG SESUNGGUHNYA ADALAH ORANG YANG RELA MENGORBANKAN NYAWANYA DEMI SEHABATNYA"

Gusti mberkahi

Surya Solo

Phasellus facilisis convallis metus, ut imperdiet augue auctor nec. Duis at velit id augue lobortis porta. Sed varius, enim accumsan aliquam tincidunt, tortor urna vulputate quam, eget finibus urna est in augue.

No comments:

Post a Comment