Kuat, Teguh Dan Menang!


Pada suatu pagi sebuah gedung sekolah di sebuah desa terbakar. Seorang anak laki-laki pingsan dan ditarik keluar dari bangunan yang terbakar itu. Ia mengalami luka bakar yang parah pada seluruh bagian bawah tubuhnya. Dan, ia segera dibawa ke rumah sakit daerah yang terdekat.

Dari tempat tidurnya, dalam keadaan setengah sadar, si anak laki-laki yang tebakar secara mengerikan itu, secara sayup-sayup mendengar pembicaraan antara dokter dan ibunya.

Dokter memberitahukan bahwa sang anak pasti akan mati, tetapi hal tersebut merupakan hal terbaik. Karena bila ia hidup, luka bakarnya telah menghancurkan bagian bawah tubuhnya.

Anak pemberani itu tidak ingin mati. Ia bertekad untuk tetap bertahan hidup. Entah dengan cara bagaimana, ia terus dapat bertahan hidup. Hal itu membuat dokter sangat heran.

Ketika bahaya maut itu berlalu, ia sekali lagi mendengar dokter dan ibunya berbicara dengan pelan, bahwa ia pasti akan lumpuh seumur hidup dan tidak akan dapat memanfaatkan semua anggota tubuh bagian bawahnya.

Tetapi, anak ini mengeraskan tekadnya bahwa ia tidak akan lumpuh, meskipun ketika ia mencoba, ia tidak dapat bergerak. Setiap hari ibunya memijat kakinya yang kecil itu, namun kakinya tetap tidak bisa merasakan dan tidak dapat digerakkan. Namun, niatnya untuk berjalan masih tetap sekuat dahulu.

Pada suatu hari ibunya mendorong kursi rodanya keluar menuju halaman agar ia dapat menghirup udara segar. Hari itu, ia mencoba lagi dengan keras untuk berjalan. Ia menyeret dirinya sendiri melintasi rerumputan, menarik kedua kakinya di belakang tubuhnya. Ia mulai melakukan hal ini setiap hari. Tidak ada hal lain yang diinginkannya kecuali menghidupkan kedua kakinya.

Akhirnya, melalui pijatan setiap hari, tekad baja, dan keteguhan hatinya, ia mampu berdiri, kemudian mulai berjalan tertatih-tatih, berjalan sendiri, dan kemudian berlari.

Di universitas, ia membentuk sebuah tim lari. Selanjutnya di Madison Square Garden, pemuda yang secara medis diduga tidak akan pernah dapat berjalan lagi, pemuda yang teguh hatinya ini, Dr. Glenn Cunningham, memecahkan rekor dunia lari untuk jarak 1.500 meter!

Tekad yang kuat dan hati yang teguh adalah kunci mengalami kemenangan. Rintangan, halangan dan tantangan sebesar apapun akan bisa diatasi oleh orang-orang yang tidak bimbang hatinya. Hari ini, kuatkanlah dan teguhkanlah hatimu, jangan mudah menyerah terhadap tantangan yang ada.

"Karena Tekad yang Kuat dan Tanpa Menyerah Menjadikan Dr. Glenn Cunningham Bisa Karena Terbiasa."

Gusti mberkahi.

0 komentar:

Post a Comment