Saturday, March 28, 2015

TUHAN MENYELAMATKAN HIDUPKU

“Selama bertahun-tahun, saya berusaha melakukan segala sesuatu dengan usaha dan kekuatan sendiri, namun tidak ada hasilnya. Semuanya terjadi saat saya meletakkan masalah saya dalam tangan Tuhan.”
Fontella Bass berada di titik terendah hidupnya pada tahun 1990. Hidupnya sangat menderita. Ia tidak memiliki penghasilan tetap, bahkan kerap kedinginan saat musim dingin datang karena tidak mampu membeli pemanas ruangan. Semua keadaan yang buruk itu sangat berkebalikan dengan masa kejayaannya 25 tahun yang lalu, saat lagu Rhythm and Blues miliknya menjadi hits nomor satu di tangga lagu dunia.
“Saya memanjatkan doa. Saya membutuhkan tanda dari Tuhan untuk tetap bertahan hidup. Tiba-tiba saya mendengar lagu itu, ‘Rescue Me’ di sebuah iklan TV. Saat itulah saya tahu, Tuhan sudah melangkah masuk ke dunia ini untuk menyelamatkan saya.”
Fontella baru mengetahui bahwa sebuah stasiun televisi menggunakan lagunya sebagai bagian dari sebuah iklan. Mereka pun membayarkan royalti padanya. Royalti lagu itu tidak saja dapat membuatnya bertahan hidup, kesempatan baru untuk menyanyi pun terbuka baginya. Ia kemudian merilis album baru berjudul “No Ways Tired.” Kesuksesannya kali ini berbeda dengan kesuksesannya yang sudah-sudah. Kali ini ia tahu siapa sumber kebenaran dan berkat dalam hidupnya.
Ketika seseorang berhasil, seringkali mereka melupakan sumber dari kesuksesan itu. Banyak orang berpikir bahwa kesuksesan berasal dari bakat dan perjuangan yang mereka lakukan. Mereka melupakan sumber dari berkat dan kebenaran tersebut, mereka melupakan Tuhan, sampai kemudian berkat itu berhenti mengalir. Berkebalikan dengan beberapa orang yang mengetahui secara pasti sumber kebenaran dan berkat dari hidup mereka.
Orang-orang seperti ini mengenal Pencipta mereka secara pribadi serta selalu belajar dari sumber kebenaran yaitu Firman Tuhan. Hal ini mengakibatkan ada berkat yang tak berkesudahan, terobosan, dan kemenangan dalam hidup mereka.
Selamat Berkarya. Gusti mberkahi.

0 komentar:

Post a Comment