SUKSES = MEMBANGUN HUBUNGAN YANG BAIK

Manusia adalah makhluk sosial, hidup selalu membutuhkan orang lain. Coba Anda amati, mulai dari lahir, seorang bayi membutuhkan orang lain, mulai dari ibu yang melahirkannya, dokter kandungan yang membantu kelahirannya, bahkan para perawat yang membantu persalinannya.
Pada tahap kehidupan selanjutnya, bayi tersebut bertumbuh menjadi seorang anak yang tidak terlepas dari peran lingkungan keluarga dan sekolah yang mendidik dan membesarkannya.
Setelah lulus kuliah, bekerja, dan mandiri secara karakter maupun finansial, seseorang pun tetap tidak dapat hidup seorang diri. Ia membutuhkan hubungan dengan orang lain di tempatnya bekerja, seperti dengan atasan, bawahan, maupun rekan sejawat.
Banyak orang mendefinisikan kesuksesan sebagai pencapaian seseorang secara finansial. Lebih kaya berarti lebih sukses. Apakah hal itu benar?
Dalam sebuah sesi seminar dikatakan bahwa ada 6 jenis kesuksesan yang dapat Anda bangun, yaitu kesuksesan materi, kesuksesan jasmani (kesehatan), kesuksesan jiwa, kesuksesan rohani (hubungan dengan Tuhan), kesuksesan dalam keluarga, dan kesuksesan sosial.
Tiga kesuksesan terakhir yang disebutkan berbicara tentang hubungan. Apa artinya? Artinya antara kesuksesan pribadi dan kesuksesan dengan orang lain haruslah seimbang.
Hal inilah yang sering dilupakan oleh orang-orang. Mereka lalai untuk membangun hubungan yang baik dengan Tuhan, keluarga, dan lingkungan sosial mereka dengan mengorbankan waktu membangun hubungan demi mengejar kesuksesan pribadi. Apakah Anda orangnya?

Surya Solo

Phasellus facilisis convallis metus, ut imperdiet augue auctor nec. Duis at velit id augue lobortis porta. Sed varius, enim accumsan aliquam tincidunt, tortor urna vulputate quam, eget finibus urna est in augue.

No comments:

Post a Comment