Pesan Orang Sukses Untuk Lulusan Kuliah


Salah satu supplier saya di Guang Zhou, China, yang paling sukses adalah Jen Wen. Padahal dia sekolah hanya sampai SMP saja di kampung halamannya. Tetapi selama 10 tahun saya berbisnis saya terkagun kagum melihat perkembangan bisnisnya yang cepat dan hebat.

Kemarin, pada dalam sebuah obrolan ringan tentang sumber daya manusia dan karyawan dan sekolahan dan kampus, dia memberikan sebuah pandangan yang menarik: “Yang paling kasihan adalah lulusan sarjana, yang merasa dirinya tinggi dan hebat, dan menginginkan gajih tinggi, tapi sebenarnya belum mampu bekerja.”

“Saya dulu kerja apa saja mau, gajih berapa saja saya terima, dan pelan2 belajar dan bekerja keras. Anak sekarang, maunya kerja yang enak, mudah, dan bergajih tinggi. Sementara kemampuan kerja masih sangat lemah, karena apa yang diajarkan di kampus tidaklah memberikan kemampuan kerja praktis apapun.”

“Belum lagi ada dukungan orang tua yang salah, kalau tidak dapat kerja, ya disuruh pulang dan diberi penghidupan yang enak tanpa kerja apapun. Terjadilah pengangguran besar pada lulusan universitas yang “terkatung katung” dalam masyarakat kerja kita.”

Tiba-tiba saya terpikir akan keadaan di Indonesia, apakah benar sama? Ataukah kasus kita berbeda? Tiba2 teringat akan sistem pengajaran di kampus2 kita, apakah kita telah memberikan perangkat tepat untuk lulusan kita benar2 bisa bekerja dengan benar dan baik di dunia bisnis. Ataukah kita juga menciptakan lulusan “terkatung katung” yang belum mampu bekerja tetapi memiliki kepala yang terlalu besar dan sombong? Bagaimana pendapat anda?


Salam Bahagia Selalu

Tanadi Santoso

0 komentar:

Post a Comment